Kendari (15/02/26) – Semangat juang dan sportivitas ditunjukkan oleh santri banin Pondok Pesantren Alfarohidy saat mengikuti ajang Mini Turnamen Futsal MTs Al-Fath Cup 2026 yang diselenggarakan pada Minggu, 15 Februari 2026 di Mubaraq Sport. Turnamen ini diikuti oleh delapan tim dari berbagai sekolah dan madrasah yang bersaing untuk meraih gelar juara.

Dalam kompetisi tersebut, Pondok Pesantren Alfarohidy mengirimkan satu tim futsal yang terdiri dari 13 santri banin. Keikutsertaan ini menjadi momentum penting bagi para santri untuk mengembangkan bakat di bidang olahraga sekaligus melatih mental bertanding, kerja sama tim, dan kedisiplinan.

Sepanjang turnamen, tim futsal Alfarohidy menjalani tiga pertandingan yang berlangsung dengan tensi tinggi dan penuh semangat. Pada pertandingan pertama, Alfarohidy berhasil menahan imbang tim tuan rumah MTsS Al-Fath dengan skor 1-1. Hasil ini menunjukkan kemampuan tim dalam menjaga keseimbangan permainan serta semangat pantang menyerah.

Pada pertandingan kedua, Alfarohidy menghadapi tim SMPN 16 Kendari. Meskipun harus mengakui keunggulan lawan dengan skor 0-5, para pemain tetap berusaha memberikan permainan terbaik hingga akhir pertandingan. Selanjutnya, pada pertandingan ketiga melawan tim Ponpes Al-Ihsan Baron Kendari, Alfarohidy kembali memberikan perlawanan sengit meskipun harus menerima kekalahan tipis dengan skor 1-2.

Pertandingan yang berlangsung kompetitif sempat diwarnai insiden pelanggaran yang cukup membahayakan dari salah satu pemain Alfarohidy, sehingga wasit memberikan kartu kuning sebagai bentuk penegakan aturan. Momen tersebut menjadi pelajaran penting bagi para santri untuk semakin menjunjung tinggi sportivitas dan kontrol emosi dalam bertanding.

Secara keseluruhan, tim futsal Alfarohidy menempati peringkat ke-7 dari delapan tim yang bertanding. Meskipun hasil tersebut belum maksimal, pengalaman pertama mengikuti turnamen menjadi bekal berharga bagi para santri untuk terus berkembang.

Pelatih tim, Ust. Jabar, mengungkapkan bahwa performa tim belum optimal karena beberapa faktor. Salah satunya yaitu dikarenakan para santri masih merasa grogi karena ini merupakan pengalaman pertama mereka mengikuti turnamen, sehingga strategi yang sudah dilatihkan belum dapat diterapkan dengan maksimal di lapangan.

Selain faktor mental, kondisi perlengkapan juga turut memengaruhi performa tim. Beberapa pemain mengalami kendala pada sepatu yang rusak selama pertandingan, sehingga berdampak pada kenyamanan dan pergerakan di lapangan. Di samping itu, keterbatasan waktu persiapan latihan, penguatan mental, serta strategi permainan menjadi tantangan tersendiri bagi tim.

Meski demikian, semangat juang dan kebersamaan yang ditunjukkan para santri menjadi nilai utama dari keikutsertaan ini. Pengalaman bertanding di ajang resmi diharapkan dapat menjadi evaluasi sekaligus motivasi untuk meningkatkan kualitas latihan dan kesiapan tim ke depan.

Melalui pengalaman ini, Pondok Pesantren Alfarohidy berharap para santri dapat terus berproses, mengasah kemampuan, dan tampil lebih percaya diri dalam kompetisi selanjutnya. Dengan latihan yang lebih terarah, mental dan kerja sama tim yang semakin kuat, serta dukungan yang lebih optimal, diharapkan tim futsal Alfarohidy mampu menunjukkan performa yang lebih baik dan meraih prestasi yang membanggakan di masa mendatang.


Post a Comment

Lebih baru Lebih lama