Kendari (12/02/26) – Pembelajaran tidak selalu harus berlangsung di dalam kelas. Hal inilah yang dirasakan oleh santri kelas VII MTs Tahfidz Alfarohidy yang mengikuti kegiatan belajar luar kelas pada Kamis, 12 Februari 2026. Melalui kunjungan edukatif ke Museum Negeri Sulawesi Tenggara dan Perpustakaan Modern Sulawesi Tenggara, para santri mendapatkan pengalaman belajar yang lebih nyata, menarik, dan bermakna.

Kegiatan ini merupakan bagian dari pembelajaran mata pelajaran Bahasa Indonesia yang bertujuan untuk meningkatkan literasi, memperluas wawasan, serta menumbuhkan rasa ingin tahu santri terhadap ilmu pengetahuan dan budaya. Sebanyak 20 santri turut serta dalam kegiatan ini, terdiri dari 12 santri banin dan 8 santri banat, yang didampingi oleh tiga orang muallimah.

Selama berada di Museum Negeri Sulawesi Tenggara, para santri mempelajari berbagai koleksi bersejarah yang mencerminkan kekayaan budaya dan perjalanan sejarah daerah. Dengan penuh antusias, mereka mengamati artefak, membaca informasi yang tersedia, serta mendengarkan penjelasan yang menambah pemahaman mereka terhadap materi yang dipelajari di kelas.



Kunjungan kemudian dilanjutkan ke Perpustakaan Modern Sulawesi Tenggara. Di tempat ini, para santri dikenalkan dengan lingkungan literasi yang nyaman dan modern. Mereka memanfaatkan waktu untuk membaca, menjelajahi berbagai koleksi buku, serta mengenal fasilitas perpustakaan berbasis teknologi yang mendukung kegiatan belajar.

Kegiatan belajar luar kelas ini berlangsung dengan suasana yang seru dan menyenangkan. Selain menjadi sarana pembelajaran, kegiatan ini juga menjadi momen rekreasi bagi santri setelah menjalani rutinitas belajar di lingkungan pesantren. Meskipun jarak tempuh menuju lokasi cukup jauh dan jadwal kegiatan cukup padat karena mengunjungi dua tempat sekaligus, semangat para santri tetap tinggi sepanjang kegiatan berlangsung.

Di tengah padatnya rangkaian kegiatan, para santri tetap menjaga kedisiplinan dalam menjalankan kewajiban ibadah. Mereka tetap melaksanakan shalat tepat waktu, menunjukkan bahwa nilai-nilai religius tetap menjadi prioritas dalam setiap aktivitas.

Sebagai penutup kegiatan, para santri melakukan kunjungan ke Masjid Al-Alam Kendari. Selain melaksanakan shalat, mereka juga beristirahat sejenak sambil menikmati suasana masjid yang megah dan menenangkan sebelum kembali ke Pondok Pesantren Alfarohidy.

Kegiatan ini memberikan pengalaman belajar yang berkesan sekaligus memperkuat semangat literasi, kemandirian, dan kedisiplinan santri. Melalui kegiatan seperti ini, Pondok Pesantren Alfarohidy terus berkomitmen membentuk generasi yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga berakhlak mulia dan berwawasan luas.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama