Kegiatan kantin usaha ini merupakan realisasi dari program kerja Bidang VI OSIM, yaitu Pembinaan Kreativitas, Keterampilan, dan Kewirausahaan. Melalui program ini, OSIM berupaya menghadirkan unit usaha santri yang bersifat edukatif, produktif, dan berkelanjutan.
Pada penjualan perdana, OSIM menawarkan beberapa menu yang sederhana namun menarik minat santri, di antaranya pisang cokelat/keju, jasuke (jagung susu keju), serta soda lemonade. Seluruh modal usaha pada tahap awal ini bersumber dari kas OSIM, sebagai bentuk nyata kemandirian organisasi dalam mengelola dan mengembangkan usaha.
Program Kantin Sehat OSIM bertujuan untuk melatih jiwa kewirausahaan santri, menumbuhkan sikap mandiri, meningkatkan kerja sama tim, serta mengasah kreativitas dalam pengelolaan ide usaha dan kuliner. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu meningkatkan kemandirian finansial OSIM melalui penguatan kas organisasi.
Pelaksanaan perdana kantin usaha OSIM mendapatkan respon yang sangat positif dari para santri. Mereka tampak antusias menyambut kehadiran kantin sehat ini dan berharap program tersebut dapat terus berlanjut. Bahkan, banyak santri yang mengusulkan agar ke depannya menu yang disajikan semakin variatif.
Dari seluruh menu yang dijual, pisang cokelat/keju menjadi menu terlaris. Produk ini habis terjual dalam waktu singkat, dan masih banyak santri yang belum kebagian serta berharap menu tersebut dapat kembali dijual pada pelaksanaan kantin berikutnya.
Pada tahap awal, kegiatan kantin masih dikelola oleh pengurus Bidang VI bersama pengurus inti OSIM. Ke depannya, pengelolaan akan dilakukan secara bergilir dengan melibatkan pengurus bidang lain, agar seluruh pengurus OSIM memperoleh pengalaman langsung dalam mengelola usaha.
Meski sebagian pengurus mengakui bahwa kegiatan ini cukup menguras tenaga dan menyita waktu istirahat di hari Minggu, semangat mereka tetap tinggi. Para pengurus tetap berkomitmen untuk menuntaskan seluruh rangkaian usaha serta melayani pesanan santri dengan penuh tanggung jawab.
Usai pelaksanaan kantin, pengurus OSIM lainnya turut membantu dalam kegiatan kebersihan area maksof, seperti mencuci peralatan yang digunakan, mengelap meja, serta mengepel lantai. Hal ini mencerminkan nilai tanggung jawab, kebersamaan, dan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan pesantren.
Ke depan, OSIM Ma’had Alfarohidy berkomitmen untuk melakukan evaluasi dan perbaikan berkelanjutan, agar pelaksanaan Kantin Usaha OSIM dapat berjalan lebih baik, lancar, efektif, profesional, serta adil bagi seluruh santri.
Melalui program ini, OSIM Ma’had Alfarohidy menegaskan perannya sebagai organisasi santri yang aktif, inovatif, dan responsif terhadap kebutuhan santri, sekaligus mendukung misi Pondok Pesantren Alfarohidy dalam mencetak santri yang mandiri, kreatif, dan berdaya saing.
إرسال تعليق